Kontributor

Total Tayangan Halaman

Selasa, 01 Januari 2019

Aku dan Ceritamu, hanyalah bayangan

Ada cerita, ada kisah...
Ada kisah, ada memori...
Ada memori, ada dirimu.

Ada cerita, ada kisah...
Ada kisah, ada kenangan...
Ada kenangan, ada harapan...

Biarlah cerita berlalu, biarlah kisah berlalu...
Biarlah kisah berlalu, biarlah memori berlalu,
Biarlah kenangan ini berlalu,
Biarlah harapan ini berlalu...

Ceritamu hanya bagian dari mimpiku,
Yang seharusnya tidak pernah tumbuh menjadi harapan.
Karena semua cerita harapan tentangmu hanyalah semu,
Yang seharusnya hanya menjadi bayangan.

Aku dan ceritamu,
hanyalah bayangan.

###
1 Januari 2019

Kamis, 20 Desember 2018

Lingkaran Aku - Keluarga - Orang Yang Ku kenal - Orang Yang Tidak Ku Kenal

Aku - Keluarga - Orang yang kukenal - Orang yang tidak kukenal Ketika ku belajar mengenal diriku sendiri, Ku belajar juga mengenal keluargaku. Ketika ku belajar mengenal keluargaku, Ku belajar juga mengenal orang yang ku kenal. Ketika ku belajar mengenal orang yang ku kenal, Ku belajar juga mengenal orang yang tidak ku kenal. Aku adalah pusat lingkaranku, Aku berawal dari diriku. Dan aku perlu keluar dari ke"Aku"anku, untuk lebih melihat keluarga, orang yang ku kenal dan orang yang tidak ku kenal, dalam lingkup yang lebih besar. Aku tidaklah sendiri dalam lingkaran ini, Aku adalah aku yang dibentuk oleh diriku, keluarga,orang yang ku kenal dan orang yang tidak ku kenal. Aku dan lingkaranku. ### refleksi belajar hari ini

Jumat, 14 Desember 2018

Mengawali kembali

Mencoba mengaktifkan kembali yang telah terkunci. Semoga bisa berlanjut dengan baik sesuai dengan peruntukannya. Semangatz......

Senin, 11 Juli 2011

Samalona Island Spot - Makassar, Sulawesi Selatan

Kali ini, saya mengajak rekan-rekan untuk melihat sebuah spot wisata Pulau yang ada di Makassar-Sulawesi Selatan-Indonesia...Pulau Samalona

Pulau ini merupakan salah satu pulau kecil yang ada di barisan pantai luar, Makassar, terkenal akan keindahan pantai berpasir putih dan airnya yang jernih..
Berjarak sekitar 7 km dari kota Makassar, kita dapat mencapai pulau ini dengan menggunakan kapal bermotor yang dapat disewa seharga Rp. 300.000/10 Orng, atau hitungannya Rp. 30.000/per orang.
Perjalanan laut ini akan ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit...tapi dijamin perjalanan ini akan dinikmati dengan hembusan angin dan percikan air laut.

Ini Foto Pulau Samalona dilihat dari kapal:


Airnya sudah terlihat jernih ^0^

Di Pulau ini, ada dermaga kayu tempat bersandarnya kapal, tetapi, karena level muka air terkadang tidak mencapai ketinggian yang cukup untuk mencapai dermaga kayu tersebut, maka kapalnya hanya "parkir" di pinggir pantai..selanjutnya, penumpang lompat dari perahu....


Ketika kita menginjakkan kaki di pulau ini, masyarakat sekitar akan menghampiri anda dan menawarkan rumah sewaan ataupun pondok tepi pantai. Untuk rumah sewaan, berkisar Rp.300.000 - Rp. 300.000 (jika anda berniat untuk bermalam), ada juga rumah yang disewakan seharga Rp.500.000, dengan fasilitas yang tentunya sudah baik. Bagi pondok tepi pantai, harganya Rp. 50.000,-

Wajah Depan....Selamat Datang Di PULAU SAMALONA





Pasir Putih dan Air biru yang jernih.....Saatnya eksplorasi
-di pulau ini juga disewakan perlengkapan renang, sperti kacamata, pelampung atau alat yang lain..harganya bervariasi, mulai dari Rp.10.000 - lebih mahal ^0^-








Wajah Belakang Pulau Samalona..
Jika bagian depan biasanya digunakan untuk aktivitas berenang, di bagian belakang pulau, daerah lautnya didominasi oleh Karang-karang...jadi biasanya, jika ingin berenang, pengunjung akan diarahkan ke bagian depan dan samping pulau. Jika ingin mengeksplorasi karang atau merasakan sensasi berjalan di atas karang dan mengarungi laut dengan berjalan kaki, silahkan menuju bagian belakang pulau.
Karang di belakang pulau jauh membentang ke arah laut sekitar 500m atau bahkan lebih...jika air agak surut, kita bisa berjalan di atas karang (jangan khawatir, karangnya cukup keras untuk kita lalui, tanpa takut melukai habitatnya ^0^) sampai jauh dari luar pulau....seru ^0^









Bagian Belakang Pulau ketika air sedang surut




Tidak dapat dipungkiri keindahan dan kejernihan Samalona, namun tetap saja sampah-sampah masih ada di beberapa titik tertentu di pulau ini. Sekiranya pengunjung memperhatikan kebersihan, tentu akan semakin indahlah pulau ini.
Bagi pengunjung, disarankan untuk datang ke pulau ini pada pagi hari, karena cuacanya mendukung untuk menikmati jernihnya air laut tanpa takut terpanggang panasnya matahari...atau begitu juga di sore hari...siapa tahu ingin merasakan juga malam di SAMALONA ^0^

Dan....setelah puas, saatnya pulang...Sayonara SAMALONA...
sampai ketemu di kesempatan beikut ^0^




-Spica86-
Foto: Dokumentasi Author